Home > Lampung > Wapres KH Ma’ruf Amin Menutup Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama

Wapres KH Ma’ruf Amin Menutup Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama

Wapres KH Ma’ruf Amin Menutup Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin secara resmi menutup Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di UIN Raden Intan, Jumat (24/12). Perhelatan akbar yang dilaksanakan di empat lokasi berbeda di Provinsi Lampung tersebut telah sukses digelar dari 22-24 Desember.

Selama tiga hari itu, telah dibahas hal-hal strategis terkait persoalan kebangsaan dan keumatan, menghasilkan rekomendasi untuk pemerintah dan masyarakat secara umum, serta menetapkan pemimpin baru untuk masa khidmah berikutnya.

Wapres Ma’ruf Amin memberikan apresiasi karena muktamar berlangsung dengan damai dan penuh kesejukan. Ia yakin, NU bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa ini di berbagai bidang.

Wapres juga mengingatkan bahwa Khittah Nahdliyah (garis perjuangan NU) adalah Khittah Nabawiyah (garis perjuangan para nabi), dan Khittah Nabawiyah adalah Khittah Ishlahiyah (garis perjuangan perbaikan).

Baca juga:  Pol PP Palembang Tertibkan Bangunan di Kawasan Wisata Sekanak Lambidaro

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, KH Yahya Cholil Staquf menyebutkan dua agenda besar NU dalam menyongsong abad kedua. Hal ini sebagaimana tema muktamar yakni Satu Abad NU: Kemandirian dalam Berkhidmat untuk Peradaban Dunia.

“Sebetulnya yang dimaksud adalah bahwa di dalam menyongsong abad kedua NU, kita menginginkan untuk memancangkan dua agenda besar. Pertama, membangun kemandirian warga. Kedua, meningkatkan peran dalam pergulatan NU untuk mendukung perdamaian dunia,” ujarnya.

Dalam muktamar, sedikitnya dibentuk enam komisi, antra lain komisi qanuniyah yang membahas persoalan perundang-undangan, komisi maudhu’iyah yang fokus pada isu-isu tematik, komisi waqi’iyah yang fokus pada status hukum fiqih kasus-kasus aktual, komisi organisasi, komisi program, dan komisi rekomendasi.

Baca juga:  Wisata Murah Meriah di Dam Raman

Berbagai kegiatan juga digelar mengiringinnya muktamar dan membuatnya semakin meriah, antara lain bazar dan pasar rakyat, seminar, dan acara bedah buku di sejumlah titik. Apalagi ini juga menjadi momen berharga yang dimanfaatkan beberapa komunitas NU untuk menggelar reuni dan pertemuan.(*/lam/dwi)

Leave a Reply