Home > Destinasi > Kambang Iwak Tampil Lebih Hijau, Cantik dan Indah

Kambang Iwak adalah salah satu ruang terbuka hijau yang dimiliki Kota Palembang. Letaknya di Jalan Tasik, pas depan Rumah Dinas Walikota. Sedangkan luasnya sekitar 5 hektar. Sesuai dengan nama yang artinya kolam ikan, mayoritas lanskap Kambang Iwak berupa kolam besar yang dikelilingi oleh taman yang hijau alami.

Taman ini sebenarnya sudah ada sejak jaman kolonial Belanda di awal abad ke-19. Pada saat itu, lokasi yang sekarang disebut Kambang Iwak merupakan tempat rekreasi bagi warga Belanda yang tinggal di sekitar kawasan Talang Semut. Perencanaan dan penataan kawasan tersebut mulai dilakukan pada waktu Thomas Karsten diangkat menjadi penasehat (Adviseur) Kota Palembang.

Sayangnya, setelah angkat kaki dari Indonesia, sebagian bangunan peninggalan Belanda tidak terawat dan terganti dengan bangunan model baru. Kambang Iwak sempat mengalami kondisi yang cukup memprihatinkan. Hingga awal tahun 2000-an, dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, akhirnya Kambang Iwak ditata dan dirapikan kembali oleh Pemkot. Hingga kini, Kambang Iwak tampil menjadi lebih cantik, indah dan mempesona. Apalagi Palembang sempat menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018 untuk beberapa cabang olahraga.

Baca juga:  Mahameru, The Great Mountain

Sore hari, terutama di hari libur, Kambang Iwak menjadi tempat favorit untuk rekreasi. Tidak hanya warga Palembang tapi juga warga dari daeah lain di Sumatera Selatan yang sedang berkunjung ke Palembang. Mereka bersantai dan menikmati suasana. Sambil duduk di bangku taman di bawah pohon rindang, pengunjung dapat menikmati sejuknya udara.

Di tengah kolam terdapat air mancur yang bergerak-gerak yang mengeluarkan suara gemericik air. Malam hari, air mancur ini semakin cantik dengan hiasan cahaya lampu.

Tempat ini juga ramah untuk anak-anak sehingga pas sekali untuk tempat rekreasi bersama keluarga tercinta. Beberapa fasilitas disediakan untuk mereka bermain dan beraktifitas. Di bawah teduhnya pohon, terdapat taman bermain yang dilengkapi dengan permainan gantungan, ayunan dan perosotan. Semua dapat digunakan tanpa bayar alias gratis. Selain itu, ada juga permainan berbayar, seperti permainan mewarnai gambar dengan pasir yang berwarna-warni, mancing ikan-ikanan dan mancing bola.

Baca juga:  Belajar tentang Pasar Modal di Galeri Bursa Efek Indonesia

Untuk yang senang olahraga, disediakan jogging track sepanjang 800-an meter mengelilingi taman di sisi Jalan Tasik dan Jalan Supomo. Tak hanya jogging, sebagian masyarakat menggunakan track ini untuk berlatih skareboard dan sepatu roda. Para pecinta olahraga biasanya beraktifitas pagi hari sekali dan sore hari, terutama di akhir pekan dan hari libur.

Jika lapar atau haus, tapi tidak membawa persediaan, pengunjung bisa membelinya dari pedagang yang ada di sekitar Kambang Iwak. Mulai dari pedagang gerobak hingga tempat makan bergaya cafe/resto. Banyak sekali cafe/resto di seputaran Kambang Iwak. Ada yang bernuansa santai, meriah ada juga yang bernuansa romantis. Anak muda Kota Palembang sering menjadikan cafe/resto ini sebagai tempat berkumpul. Suasana semakin ramai pada malam hari terutama malam minggu atau malam dimana keesokan harinya libur.

Baca juga:  Wisata Religi di Masjid BaitusShobur Tulang Bawang Barat

Bagi teman-teman yang mempunyai rencana pergi ke Palembang, jangan lupa berbaur dengan warga Palembang yang sedang berkunjung dan menikmati keteduhan suasana Kambang Iwak. Pasti menyenangkan dan tak akan terlupakan.(dwi)

You may also like
Galeri Bursa Efek Indonesia
Belajar tentang Pasar Modal di Galeri Bursa Efek Indonesia
Menjelajahi Fasilitas Olahraga Kelas Dunia di Jakabaring Sport City
Pempek, Makanan Favorit Wong Kito
Pesona dan Keindahan Sesat Agung Bumi Gayo

Leave a Reply