Home > Info > Wamen Ekraf: Seni Rupa Tak Hanya Estetika, Tapi Penggerak Ekonomi Kreatif

Wamen Ekraf: Seni Rupa Tak Hanya Estetika, Tapi Penggerak Ekonomi Kreatif

Wamen Ekraf: Seni Rupa Tak Hanya Estetika, Tapi Penggerak Ekonomi Kreatif

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar berkunjung ke Tonyraka Art Gallery di Ubud, Bali untuk melihat ekosistem seni rupa nasional yang menjembatani warisan budaya lokal dengan standar global. Wamen Ekraf menyebut galeri seni penting sebagai ruang interaksi kreatif bagi kemajuan ekonomi kreatif Indonesia.

“Tonyraka Art Gallery merupakan contoh nyata bagaimana ruang kreatif di Bali mampu menjaga relevansi budaya lokal di tengah derasnya arus seni kontemporer. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa ekosistem seni rupa terus mendapatkan dukungan kebijakan yang tepat agar dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang inklusif,” ujar Wamen Ekraf di Bali, Sabtu (9/5).

Wamen Ekraf melakukan peninjauan langsung ke area pameran untuk melihat galeri ini aktif menghubungkan seni tradisional Bali dengan perkembangan seni rupa kontemporer, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memetakan tantangan para pelaku seni serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan ruang seni independen dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi para seniman dan kolektor.

Banner Ruparupa Special Online

Advertisement

Baca juga:  Liburan Hemat untuk Keluarga: Tips dan Trik Agar Tetap Menyenangkan

“Kekuatan Tonyraka terletak pada kemampuannya membuka ruang dialog yang sehat antara budaya lokal Bali, praktik seni modern, hingga jaringan seni internasional. Kami melihat potensi besar dalam pengembangan subsektor seni rupa yang tidak hanya mengejar nilai estetika, tetapi juga nilai ekonomi yang berkelanjutan melalui instalasi seni dan karya-karya inovatif lainnya yang lahir dari seniman berbakat tanah air,” tambah Wamen Ekraf.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan emosional dan sentuhan manusia tetap menjadi elemen esensial yang tidak dapat direplikasi oleh kecerdasan buatan. Melalui integrasi antara logika dan seni kehidupan, pelestarian akar budaya menjadi fondasi utama yang memberikan makna serta nilai mendalam pada setiap inovasi yang tercipta.

Baca juga:  Menteri Ekraf Apresiasi FSAI 2025 sebagai Sinyal Positif bagi Industri Perfilman Indonesia

“Teknologi adalah alat, namun rasa dan karsa manusia adalah ruh yang memberikan makna pada setiap karya. Itulah mengapa kecerdasan emosional dan akar budaya kita tetap menjadi fondasi yang tak tergantikan oleh kecerdasan buatan mana pun,” kata Wamen Ekraf.

Didirikan oleh seniman sekaligus kolektor Tony Raka, Tonyraka Art Gallery telah berkembang menjadi pusat interaksi kreatif di Ubud yang menghubungkan kekayaan seni tradisional Bali ke dalam jaringan seni rupa nasional maupun internasional. Galeri ini berfokus pada pengembangan seni rupa kontemporer melalui berbagai medium seperti lukisan, patung, seni instalasi, hingga mixed media art, menjadikannya bagian penting dalam perkembangan contemporary art scene di wilayah Ubud.

Baca juga:  Kemenekraf dan ITDC Perkuat Kolaborasi untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

Kunjungan ini menekankan pentingnya galeri seni sebagai jembatan bagi seniman lokal ke kancah internasional. Selain itu, perpaduan nilai tradisional dan elemen modern dalam karya-karya yang dipamerkan merupakan aset intelektual berharga yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat seni rupa di Asia Tenggara.

Turut hadir mendampingi Wamen Ekraf yaitu Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Data, Jago Anggara serta Tenaga Ahli Bidang Regulasi dan Kelembagaan, Dahana Esa Putera.

Siap menerima info dan artikel menarik langsung di email Anda?

Ayo, bergabung sekarang! Gratis!

Seedbacklink

Advertisement

Banner Rupa Rupa

Advertisement

You may also like
Kemenekraf Dukung Literasi Digital dan Game Lokal bersama Bukalapak
Kemenekraf Dukung Literasi Digital dan Game Lokal bersama Bukalapak
Wamen Ekraf Apresiasi IFFINA+: Industri Furnitur Indonesia Naik Kelas
Wamen Ekraf Apresiasi IFFINA+: Industri Furnitur Indonesia Naik Kelas
Pemerintah Latih ASN Melek Digital & Perkuat Komunikasi Kelembagaan
Pemerintah Latih ASN Melek Digital & Perkuat Komunikasi Kelembagaan
Kemenekraf Dukung Padang Jadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO Potensi Kuliner Diangkat Global
Kemenekraf Dukung Padang Jadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO Potensi Kuliner Diangkat Global

Leave a Reply

-Untuk kerjasama promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner, sponsored article, dan penayangan banner, silahkan hubungi e-mail: admin@liburasik.com-