Home > Akomodasi > Musim Libur Isra Mikraj dan Chinese New Year, HIG Alami Kenaikan Tingkat Hunian

Musim Libur Isra Mikraj dan Chinese New Year, HIG Alami Kenaikan Tingkat Hunian

Musim Libur Isra Mikraj dan Chinese New Year, HIG Alami Kenaikan Tingkat Hunian

Data Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) juga menunjukkan terjadinya peningkatan tingkat hunian hotel hingga 80 persen di sejumlah destinasi wisata, pada musim libur Isra Mikraj dan Chinese New Year tahun ini. Peningkatan tingkat hunian hotel juga dialami oleh hotel jaringan PT Hotel Indonesia Group (HIG), anak perusahaan dari PT Hotel Indonesia Natour (HIN).

HIG Hotels hadir menawarkan akomodasi berkualitas dengan layanan dan fasilitas terbaik memanjakan wisatawan. Peningkatan tingkat hunian hotel jaringan HIG selama periode Libur Isra Mikraj dan Chinese New Year 2024 menunjukkan hotel ini menjadi pilihan akomodasi wisatawan dimanapun berada.

Pada periode tersebut, hotel HIG region Bali menjadi highest performance untuk tingkat hunian dibandingkan hotel jaringan HIG di region lainnya dimana Bali menjadi destinasi favorit masyarakat menghabiskan libur panjang. Hal tersebut didukung dengan data PT Angkasa Pura I yang menunjukkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara dengan trafik tertinggi dengan jumlah pergerakan penumpang terbanyak yakni sebanyak 1,8 juta pergerakan penumpang sejak Januari 2024.

Banner Ruparupa Special Online

Advertisement

Baca juga:  Hotel Cozy Rasa Bintang 5 di Pusat Kota Semarang

Selama periode Libur Isra Mikraj dan Chinese New Year 8-11 Februari 2024, Hotel jaringan HIG region Bali dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Inna Sindhu Beach sebesar 98%, selanjutnya yaitu Merusaka Nusa Dua dengan tingkat hunian sebesar 90%. Hotel dengan tingkat hunian tertinggi ke-3 yaitu Truntum Kuta sebesar 88%. Ketiga hotel milik Hipro ini juga menjadi leading dengan tingkat hunian tertinggi pada Januari 2024.

Posisi tingkat hunian tertinggi kedua yaitu pada region Sumatera dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Khas Parapat Hotel sebesar 97%. Hotel bintang 3 milik HIPRO yang terletak di Parapat dengan view langsung ke Danau Toba ini menjadi pilihan pengunjung menghabiskan libur Isra Mikraj dan Chinese New Year 2024. Hotel dengan tingkat hunian tertinggi selanjutnya yaitu Khas Ombilin sebesar 90%.

Baca juga:  Kenapa Pelatihan Hospitality Itu Penting: Alasan Karyawan Hotel Harus Terus Belajar

Region tertinggi selanjutnya Jawa dengan rata-rata dengan tingkat hunian tertinggi yaitu The Manohara Hotel Yogyakarta dan Lafayette Boutique Hotel Yogyakarta dengan okupansi sebesar 83%. Tingkat hunian ini mengalami peningkatan sebesar 17-24% dan dibandingkan tingkat hunian Januari 2024. Selanjutnya, tingkat hunian tertinggi yaitu Khas Tugu Yogyakarta sebesar 81%. Tingkat hunian hotel ini juga mengalami peningkatan sekitar 20% dibandingkan tingkat hunian Januari 2024.

Region tertinggi selanjutnya yaitu region Kalimantan dan Sulawesi dengan tingkat hunian tertinggi Yulia Hotel Gorontalo, Hotel bintang 3 milik PT Yulia Nusapala Gorontalo. Sedangkan di region Nusa Tenggara dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Hotel Merumatta Senggigi Lombok, Hotel bintang 5 milik PT Senggigi Pratama Internasional yang terletak di Tanjung Senggigi, Lombok Barat, NTB.

Melalui siaran pers pada Senin (18/3), Direktur Utama HIG Rizal Kasim menyampaikan ucapkan terima kasih kepada pelanggan yang memilih #HIGHotels sebagai akomodasi pilihan dimanapun berada.

Baca juga:  Peran Penting Customer Service di Industri Perhotelan: Kunci Membentuk Pengalaman Mengesankan

“Selama periode long weekend tersebut, kami juga telah menyiapkan berbagai program promosi khusus dan paket liburan untuk memberikan experience unik dan layanan hospitality terbaik kepada seluruh pengunjung,” kata Rizal.

PLT VP Corporate Secretary HIN Adianta Apriadi menyampaikan bahwa kenaikan okupansi hotel selama libur panjang Isra Mikraj dan Chinese New Year 2024 menunjukkan potensi besar sektor pariwisata dalam mendukung pemulihan ekonomi, serta meningkatkan kontribusi industri perhotelan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Semoga di Tahun 2024, sektor pariwisata Indonesia terus berkembang semakin pesat dan menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan domestik dan mancanegara,” tutup Adianta.

Siap menerima info dan artikel menarik langsung di email Anda?

Ayo, bergabung sekarang! Gratis!

Seedbacklink

Advertisement

Banner Rupa Rupa

Advertisement

You may also like
Kenapa Pelatihan Hospitality Itu Penting Alasan Karyawan Hotel Harus Terus Belajar
Kenapa Pelatihan Hospitality Itu Penting: Alasan Karyawan Hotel Harus Terus Belajar
Keunggulan Hotel Boutique Dibandingkan Hotel Konvensional
Keunggulan Hotel Boutique Dibandingkan Hotel Konvensional
the Role of Digital Technology in Improving Modern Hotel Services
Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Layanan Hotel Modern
Tren Desain Hotel Ramah Lingkungan yang Disukai Wisatawan Milenial
Tren Desain Hotel Ramah Lingkungan yang Disukai Wisatawan Milenial

Leave a Reply

-Untuk kerjasama promosi, publikasi kegiatan, content placement, media partner, sponsored article, dan penayangan banner, silahkan hubungi e-mail: admin@liburasik.com-