Mengagumi Keindahan Al-Qur’an Raksasa di Museum Al-Qur’an Al-Akbar

Ibu-ibu dari Majelis Taklim Asy Syakiril, Ajendam, Sekojo sedang berkunjung ke Museum Al-Qur’an Al-Akbar (Foto: Ny. Marulayah/LiburAsik.com)

Indonesia merupakan negara dengan penduduk pemeluk agama Islam terbesar di dunia.  Sungguh wajar jika Indonesia memiliki banyak sekali masjid. Begitu juga dengan tempat wisata religi. Di salah satu kota, yaitu Palembang, terdapat destinasi wisata religi bernilai tinggi yang diberi nama museum Al-Qur’an Al-Akbar.  Museum dengan  lima lantai ini letaknya di Jalan M. Amin Fauzi, Gandus, Palembang.

Di museum Al-Qur’an Al-Akbar, kita dapat melihat keindahan Al-Qur’an yang ditulis pada  kayu tembesi. Panjangnya 177 cm dengan lebar 140 cm dan ketebalan 2,5 cm setiap keping. Berat tiap keping sekitar 50 kg. Tebal keseluruhan mencapai 9 m.  Kayu tembesi yang digunakan untuk membuat Al-Qur’an ini sekitar 40 meter kubik. Lembar-lembar kepingan kayu  Al-Qur’an tersebut disusun rapi di dinding museum.



Tulisan pada Al-Qur’an diukir sedemikian rupa sehingga huruf yang tertulis di Al-Qur’an timbul. Di setiap keping Al-Qur’an, terdapat garis  berwarna kuning dengan ukiran motif kembang di bagian tepi.  Motif ini merupakan ciri khas Palembang. Al-Qur’an yang terdiri dari 30 juz  dengan 630 halaman ini, dilengkapi juga dengan tajwid serta doa khataman.

Al-Qur’an Al-Akbar dibuat selama kurang lebih 7 tahun-an. Dalam proses pembuatannya, sempat mengalami hambatan dikarenakan terjadi kenaikan harga kayu tembesi. Total dana yang dipakai untuk membuat Al-Qur’an ini kurang lebih sebesar Rp1,2 milyar.

Sebelum resmi dipublikasikan, satu kepingan dari Al-Qur’an ini dipasang di Masjid Agung Palembang. Tujuannya adalah untuk mendapat koreksi dari seluruh umat. Selain itu, juga untuk menarik para donatur yang mau memberikan sumbangan untuk mendanai pembuatan.



Selesai pengerjaan, seluruh kepingan Al-Qur’an tersebut kemudian ditempatkan di Museum Al-Qur’an Al-Akbar. Pada 30 Januari 2012, Museum Al-Qur’an Al-Akbar ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta delegasi Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Museum Al-Qur’an Al-Akbar terbuka untuk umum. Waktu kunjungan setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Untuk masuk, pengunjung cukup membayar tiket Rp.5.000/orang. Museum Al-Qur’an Al-Akbar juga menyediakan tour guide bagi pengunjung yang memerlukan informasi dan penjelasan lebih detil.

Bagi anda yang sedang atau mempunyai rencana ke Palembang, sempatkan mengunjungi Museum Al-Qur’an Al-Akbar . Destinasi wisata religi ini sangat direkomendasi untuk menambah wawasan tentang Islam dan meningkatkan keimanan. (Ellyana)



One Reply to “Mengagumi Keindahan Al-Qur’an Raksasa di Museum Al-Qur’an Al-Akbar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *